[Review] I Will Survive – Riawani Elyta dan Oci Y.M
Penulis : Riawani Elyta & Oci Y.M.
Editor : Ayu Wulan
Lay-out : Dyah Ayuning Tyas
Cover: Andhi Rasydan
Published : February 2016 (Indiva Media Kreasi)
ISBN: 978-602-1614-70-9
Cendolurb
“Masalah adalah sahabat terbaikmu. Mereka buatmu
jadi lebih kuat dan buatmu menempatkan Tuhan di sisimu yang paling dekat.”
Sahabatan dengan masalah? Nggak salah tuh? Tenang,
maksudnya kamu nggak perlu takut lagi dengan yang namanya masalah. Karena
masalah kan udah jadi bagian dari kehidupan kita.
Terus nggak bisa hidup bahagia dong? Eits … siapa
bilang. Kebahagiaan sejati itu muncul bukan pada saat kita telah berhasil
menyingkirkan semua masalah, tapi saat kita bisa mengubah cara kita berhubungan
dengan masalah. Nggak percaya? Kamu bakal ngerasain itu kalau bisa melihat
masalah sebagai sumber potensial kesadaran, kesempatan untuk mempraktikkan
kesabaran, dan untuk belajar.
Dengan baca buku ini, kamu bakal tahu: apa itu
masalah, jenis-jenis masalah, kiat menghadapi masalah, survive dari masalah, dan masih banyak lagi
deh.
Kawan, hidup sekali, kalau nggak berarti, rugi! So,
jadilah pemecah masalah yang mampu menyelesaikannya sampai tuntas!
***
Moshi-moshi minna! Kali ini aku
ingin mereview sebuah novel karya Riawani Elyta dan Oci Y.M terbitan Penerbit
Indiva. Menurutku buku ini sangat menginspirasi dan membuat pengetahuan-ku
makin luas. Buku ini di bagi menjadi 6 Bab di mana seperti taglinenya, 6
Langkah Menghadapi Masalah. Sebagai seorang manusia yang di ciptakan dengan
hawa nafsu dan tentunya tidak sempurna, *karena kesempurnaan itu hanya milik
Allah SWT* pasti seseorang akan melakukan kesalahan dan mengalami masalah di
dalam hidupnya. Tidak ada manusia yang tidak pernah mengalami masalah. Namun,
di kalangan remaja yang masih memiliki emosi yang kurang stabil, mereka
menganggap masalah sebagai bencana bahkan akhir hidup mereka. Banyak remaja
yang bunuh diri karena tidak mau menghadapi masalah yang menimpanya. Padahal
masalah bisa menjadi sahabat kita loh! Nah caranya bagaimana? Di dalam buku ini
akan di jelaskan, bahwa masalah bisa menjadi sahabat kita, karena masalah
merupakan bagian dari hidup kita. Apakah kalian pernah merasa bingung, mengapa manusia
harus mengalami masalah? Jawabannya, karena manusia merupakan makhluk sosial,
ekonomi, politik dan religius. Selain itu, masalah juga akan menimbulkan stres
bagi seseorang yang mengalaminya. Bukan hanya masalah besar, masalah kecil pun
mampu membuat seseorang stres. Sebenarnya tidak ada sih batasan atau skala
besar kecilnya suatu masalah, karena pandangan manusia kan berbeda. Aku yakin,
kalian pernah merasakan rasa stres walaupun tidak terlalu parah. Banyak cara
untuk menghilangkan stres, buku karya Riawani Elyta dan Oci Y.M ini memaparkan
beberapa tips agar kita dapat mengendalikan stres dan menurutku memang semua
tips nya ampuh! Karena aku pernah mencoba semuanya wehehehe:v maklum lah, aku
juga seorang manusia yang tidak luput dari masalah, stres merupakan makananku
sehari-hari. Hmmmmz.
Di dalam buku ini juga di
jelaskan perubahan-perubahan dan tahapan-tahapan pada remaja. So untuk kamu
yang masih remaja atau dewasa juga tak mengapa, buku ini recommended banget
untuk kalian semua. Isinya ringan dan tidak terlalu tebal, cocok untuk kalian
yang super duper sibuk kaya aku *ciela* kata-kata di buku ini juga sangat
menyegarkan, tidak baku seperti buku-buku lainnya. Menurutku, bahasa di gunakan
merupakan bahasa gaul ala remaja, sehingga lebih mudah di pahami para remaja sepertiku.
Menurutku, sepertinya kedua pengarang buku ini sangat cocok menjadi psikolog,
entahlah banyak pencerahan yang ku dapat setelah membaca buku ini. Salah
satunya adalah tidak akan ada rasa emosional untuk menghadapi masalah, rasa
emosi memang selalu bikin ruwet.
Di bab kedua, kedua kakak ketjeh
ini menjelaskan bahwa masalah itu keren. Heelllloooo..... Keren(?) Mau tahu
alasannya? Baca sendiri ajaa yaaww:3 Setelah itu, ada ciri-ciri orang dewasa
dalam menghadapi masalah. Ketika aku membacanya, aku merasa shock! Ternyata
selama ini aku hanyalah anak kecil yang sembunyi di tubuh orang dewasa ini!
Salah satu ciri orang dewasa itu tidak ada satu pun yang melekat padaku:')
selain keren, masalah itu indah, biasa dan juga kecil broooh. Sekecil amoeba
cacingnya kutu di kepala manusia:v
Di bab ketiga, kita akan di ajak
untuk mencari, apa sih masalahnya? Sebenarnya masalah itu sumbernya bisa
darimana saja, namun untukku, sumber masalah terbesarku adalah diriku sendiri.
Aku selalu ceroboh dan membuat masalah. Tapi menurutku bukan masalah yang cukup
rumit sih, paling kena hukuman lari 5 kali putaran lapangan bola segeda stadion
yang di tipi-tipi. Tapi masalah yang paling sering di terima remaja itu pastinya
masalah CINTA KAN?! Nah kak Riawani dan Kak Oci juga membahas masalah ini.
Malah ada salah satu contoh kasus atau cerita yang mengaikatkan masalah ini.
Sebenernya agak serem merinding disko saat membacanya, aku setuju jika nenekku
pernah mengatakan bahwa pacaran berujung kematian. Banyak remaja yang patah
hati terus langsung memanjat menara sutet padahal dia takut ketinggian. Tapi
karena cintanya pupus di bawa angin, akhirnya dia terjun bebas tanpa parasut.
Bayangin aja tubuhnya remuk seperti apa:3
Di bab keempat, kita akan di
sajikan kisah-kisah inspiratif dengan nama samaran para tokohnya. Ada 6 buah
kisah, sebenarnya sih contoh dari masalah itu sendiri. Eeiiittsss, sepertinya
buku ini banyak berhubungan dengan kata 6 yaa? Haayoooo ada apa dengan angka 6?
Di bab kelima kita akan di
ajarkan menyelesaikan masalah dengan metode STOP. Ini merupakan pengetahuan
yang sangat berharga bagiku, seperti yang aku bilang di awal, buku ini
mengandung banyak ilmu yang bermanfaat. Oh iyaa, kalian pasti kepo kan dengan metode
STOP ini? Sama kok, aku juga kepo *eh. Kalau kalian kepo, kalian bisa mencari
buku ini di toko buku terdekat, kalau mau minjem ke saya juga boleh banget.
Tapi seharinya 5000 yaa wehehehe:D yang di luar cirebon juga harus bayar
ongkirnya. Daripada ribet mending beli aja atuuuh, teu rugi maneh teh. Hmmmmz.
Di bab ini juga ada beberapa pertimbangan untuk menentukan tempat curhat, untuk
kalian yang suka curhat monggo di lihat beberapa persyaratan untuk mencari
sejoli sebagai tempat curhat.
Oh iyaa, di bab lima ini juga ada
kisah inspiratif dari Oto, Lance Armstrong jeung laina loooh! Sangat menyentuh
dan membuatku ingin terus mengejar mimpiku walaupun orang-orang menganggap
mimpiku mustahil. Terus, ada juga tipe-tipe karakter manusia dan aku termasuk
koleris hmmmz. Aku tidak asal-asalan menyimpulkan diriku memiliki karakter
koleris, aku mengerjakan test di halaman belakang buku ini untuk menentukan aku
merupakan sosok berkarakter yang mana. Alhasil aku seseorang yang mempunyai ego
tinggi. Asique kan! Selain mendapat ilmu, kita juga akan mengetahui karakter
kita yang mana. Ketika sudah mengetahui karakter diri masing-masing, kita akan
lebih mudah menyelesaikan masalah jika sudah mengenal diri kita sendiri.
Akhirnya kita berada di bab
keenam, sekaligus bab terakhir! Bab ini di beri judul, akulah si pemecah
masalah. Isinya? Baca sendiri saja yaa. Aku sudah lelah.
Jika aku harus memberi rating,
aku akan memberi 4/5 karena buku ini memang benar-benar bagus dan bermanfaat.
Banyak pelajaran yang bisa ku petik dalam buku ini, dan banyak quotes keren
yang menghiasi setiap bab-nya. Ada beberapa quotes favoritku. Mau tahu?
My Favorite Quotes :
1. Masalah adalah hidup itu
sendiri (Hal 9)
2. Masalah itu kecil, aku punya Allah yang Mahabesar (Hal 31)
3. Every problem is a gift, without problems we would not grow (Hal 34)
4. (Masalah) yang ada di belakang dan di depan dirimu tidak lebih besar dari apa yang sesungguhnya ada dalam dirimu (Hal 39)
5. Masalah adalah satu-satunya peristiwa yang menjadikan hidup menjadi lebih hidup (Hal 71)
6. Pemenang melihat jawaban setiap masalah, pecundang melihat masalah pada setiap jawaban (Hal 97)
2. Masalah itu kecil, aku punya Allah yang Mahabesar (Hal 31)
3. Every problem is a gift, without problems we would not grow (Hal 34)
4. (Masalah) yang ada di belakang dan di depan dirimu tidak lebih besar dari apa yang sesungguhnya ada dalam dirimu (Hal 39)
5. Masalah adalah satu-satunya peristiwa yang menjadikan hidup menjadi lebih hidup (Hal 71)
6. Pemenang melihat jawaban setiap masalah, pecundang melihat masalah pada setiap jawaban (Hal 97)
Selain quotes, buku ini juga di
lengkapi beberapa potongan ayat-ayat suci Al-Quran. Selain menambah mengenai
wawasan seputar masalah, kita juga bisa memperdalam iman kita kepada Allah SWT
yang senantiasa menurunkan hidayah kepada kita, termasuk padaku, tepatnya
hidayah yang di berikan-Nya merupakan buku ini. Aku menjadi lebih mengerti,
memahami apa sebenarnya masalah itu, bagaimana menyelesaikan dan mengatasinya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar