Minggu, 01 Mei 2016

I Will Survive

[Review] I Will Survive – Riawani Elyta dan Oci Y.M



Judul : I Will Survive – 6 Langkah Menghadapi Masalah
Penulis : Riawani Elyta & Oci Y.M.
Editor : Ayu Wulan
Lay-out : Dyah Ayuning Tyas
Cover: Andhi Rasydan
Published : February 2016 (Indiva Media Kreasi)
ISBN: 978-602-1614-70-9


Cendolurb

“Masalah adalah sahabat terbaikmu. Mereka buatmu jadi lebih kuat dan buatmu menempatkan Tuhan di sisimu yang paling dekat.”
Sahabatan dengan masalah? Nggak salah tuh? Tenang, maksudnya kamu nggak perlu takut lagi dengan yang namanya masalah. Karena masalah kan udah jadi bagian dari kehidupan kita.
Terus nggak bisa hidup bahagia dong? Eits … siapa bilang. Kebahagiaan sejati itu muncul bukan pada saat kita telah berhasil menyingkirkan semua masalah, tapi saat kita bisa mengubah cara kita berhubungan dengan masalah. Nggak percaya? Kamu bakal ngerasain itu kalau bisa melihat masalah sebagai sumber potensial kesadaran, kesempatan untuk mempraktikkan kesabaran, dan untuk belajar.
Dengan baca buku ini, kamu bakal tahu: apa itu masalah, jenis-jenis masalah, kiat menghadapi masalah, survive dari masalah, dan masih banyak lagi deh.
Kawan, hidup sekali, kalau nggak berarti, rugi! So, jadilah pemecah masalah yang mampu menyelesaikannya sampai tuntas!

***


Moshi-moshi minna! Kali ini aku ingin mereview sebuah novel karya Riawani Elyta dan Oci Y.M terbitan Penerbit Indiva. Menurutku buku ini sangat menginspirasi dan membuat pengetahuan-ku makin luas. Buku ini di bagi menjadi 6 Bab di mana seperti taglinenya, 6 Langkah Menghadapi Masalah. Sebagai seorang manusia yang di ciptakan dengan hawa nafsu dan tentunya tidak sempurna, *karena kesempurnaan itu hanya milik Allah SWT* pasti seseorang akan melakukan kesalahan dan mengalami masalah di dalam hidupnya. Tidak ada manusia yang tidak pernah mengalami masalah. Namun, di kalangan remaja yang masih memiliki emosi yang kurang stabil, mereka menganggap masalah sebagai bencana bahkan akhir hidup mereka. Banyak remaja yang bunuh diri karena tidak mau menghadapi masalah yang menimpanya. Padahal masalah bisa menjadi sahabat kita loh! Nah caranya bagaimana? Di dalam buku ini akan di jelaskan, bahwa masalah bisa menjadi sahabat kita, karena masalah merupakan bagian dari hidup kita. Apakah kalian pernah merasa bingung, mengapa manusia harus mengalami masalah? Jawabannya, karena manusia merupakan makhluk sosial, ekonomi, politik dan religius. Selain itu, masalah juga akan menimbulkan stres bagi seseorang yang mengalaminya. Bukan hanya masalah besar, masalah kecil pun mampu membuat seseorang stres. Sebenarnya tidak ada sih batasan atau skala besar kecilnya suatu masalah, karena pandangan manusia kan berbeda. Aku yakin, kalian pernah merasakan rasa stres walaupun tidak terlalu parah. Banyak cara untuk menghilangkan stres, buku karya Riawani Elyta dan Oci Y.M ini memaparkan beberapa tips agar kita dapat mengendalikan stres dan menurutku memang semua tips nya ampuh! Karena aku pernah mencoba semuanya wehehehe:v maklum lah, aku juga seorang manusia yang tidak luput dari masalah, stres merupakan makananku sehari-hari. Hmmmmz.

Di dalam buku ini juga di jelaskan perubahan-perubahan dan tahapan-tahapan pada remaja. So untuk kamu yang masih remaja atau dewasa juga tak mengapa, buku ini recommended banget untuk kalian semua. Isinya ringan dan tidak terlalu tebal, cocok untuk kalian yang super duper sibuk kaya aku *ciela* kata-kata di buku ini juga sangat menyegarkan, tidak baku seperti buku-buku lainnya. Menurutku, bahasa di gunakan merupakan bahasa gaul ala remaja, sehingga lebih mudah di pahami para remaja sepertiku. Menurutku, sepertinya kedua pengarang buku ini sangat cocok menjadi psikolog, entahlah banyak pencerahan yang ku dapat setelah membaca buku ini. Salah satunya adalah tidak akan ada rasa emosional untuk menghadapi masalah, rasa emosi memang selalu bikin ruwet.

Di bab kedua, kedua kakak ketjeh ini menjelaskan bahwa masalah itu keren. Heelllloooo..... Keren(?) Mau tahu alasannya? Baca sendiri ajaa yaaww:3 Setelah itu, ada ciri-ciri orang dewasa dalam menghadapi masalah. Ketika aku membacanya, aku merasa shock! Ternyata selama ini aku hanyalah anak kecil yang sembunyi di tubuh orang dewasa ini! Salah satu ciri orang dewasa itu tidak ada satu pun yang melekat padaku:') selain keren, masalah itu indah, biasa dan juga kecil broooh. Sekecil amoeba cacingnya kutu di kepala manusia:v

Di bab ketiga, kita akan di ajak untuk mencari, apa sih masalahnya? Sebenarnya masalah itu sumbernya bisa darimana saja, namun untukku, sumber masalah terbesarku adalah diriku sendiri. Aku selalu ceroboh dan membuat masalah. Tapi menurutku bukan masalah yang cukup rumit sih, paling kena hukuman lari 5 kali putaran lapangan bola segeda stadion yang di tipi-tipi. Tapi masalah yang paling sering di terima remaja itu pastinya masalah CINTA KAN?! Nah kak Riawani dan Kak Oci juga membahas masalah ini. Malah ada salah satu contoh kasus atau cerita yang mengaikatkan masalah ini. Sebenernya agak serem merinding disko saat membacanya, aku setuju jika nenekku pernah mengatakan bahwa pacaran berujung kematian. Banyak remaja yang patah hati terus langsung memanjat menara sutet padahal dia takut ketinggian. Tapi karena cintanya pupus di bawa angin, akhirnya dia terjun bebas tanpa parasut. Bayangin aja tubuhnya remuk seperti apa:3

Di bab keempat, kita akan di sajikan kisah-kisah inspiratif dengan nama samaran para tokohnya. Ada 6 buah kisah, sebenarnya sih contoh dari masalah itu sendiri. Eeiiittsss, sepertinya buku ini banyak berhubungan dengan kata 6 yaa? Haayoooo ada apa dengan angka 6?

Di bab kelima kita akan di ajarkan menyelesaikan masalah dengan metode STOP. Ini merupakan pengetahuan yang sangat berharga bagiku, seperti yang aku bilang di awal, buku ini mengandung banyak ilmu yang bermanfaat. Oh iyaa, kalian pasti kepo kan dengan metode STOP ini? Sama kok, aku juga kepo *eh. Kalau kalian kepo, kalian bisa mencari buku ini di toko buku terdekat, kalau mau minjem ke saya juga boleh banget. Tapi seharinya 5000 yaa wehehehe:D yang di luar cirebon juga harus bayar ongkirnya. Daripada ribet mending beli aja atuuuh, teu rugi maneh teh. Hmmmmz. Di bab ini juga ada beberapa pertimbangan untuk menentukan tempat curhat, untuk kalian yang suka curhat monggo di lihat beberapa persyaratan untuk mencari sejoli sebagai tempat curhat.

Oh iyaa, di bab lima ini juga ada kisah inspiratif dari Oto, Lance Armstrong jeung laina loooh! Sangat menyentuh dan membuatku ingin terus mengejar mimpiku walaupun orang-orang menganggap mimpiku mustahil. Terus, ada juga tipe-tipe karakter manusia dan aku termasuk koleris hmmmz. Aku tidak asal-asalan menyimpulkan diriku memiliki karakter koleris, aku mengerjakan test di halaman belakang buku ini untuk menentukan aku merupakan sosok berkarakter yang mana. Alhasil aku seseorang yang mempunyai ego tinggi. Asique kan! Selain mendapat ilmu, kita juga akan mengetahui karakter kita yang mana. Ketika sudah mengetahui karakter diri masing-masing, kita akan lebih mudah menyelesaikan masalah jika sudah mengenal diri kita sendiri.

Akhirnya kita berada di bab keenam, sekaligus bab terakhir! Bab ini di beri judul, akulah si pemecah masalah. Isinya? Baca sendiri saja yaa. Aku sudah lelah.

Jika aku harus memberi rating, aku akan memberi 4/5 karena buku ini memang benar-benar bagus dan bermanfaat. Banyak pelajaran yang bisa ku petik dalam buku ini, dan banyak quotes keren yang menghiasi setiap bab-nya. Ada beberapa quotes favoritku. Mau tahu?

My Favorite Quotes :
1. Masalah adalah hidup itu sendiri (Hal 9)
2. Masalah itu kecil, aku punya Allah yang Mahabesar (Hal 31)
3. Every problem is a gift, without problems we would not grow (Hal 34)
4. (Masalah) yang ada di belakang dan di depan dirimu tidak lebih besar dari apa yang sesungguhnya ada dalam dirimu (Hal 39)
5. Masalah adalah satu-satunya peristiwa yang menjadikan hidup menjadi lebih hidup (Hal 71)
6. Pemenang melihat jawaban setiap masalah, pecundang melihat masalah pada setiap jawaban (Hal 97)

Selain quotes, buku ini juga di lengkapi beberapa potongan ayat-ayat suci Al-Quran. Selain menambah mengenai wawasan seputar masalah, kita juga bisa memperdalam iman kita kepada Allah SWT yang senantiasa menurunkan hidayah kepada kita, termasuk padaku, tepatnya hidayah yang di berikan-Nya merupakan buku ini. Aku menjadi lebih mengerti, memahami apa sebenarnya masalah itu, bagaimana menyelesaikan dan mengatasinya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar